Bulan keenam, pertengahan tahun. Apa kabar resolusi-resolusi yang sempat berdengung dari seluruh penjuru pada malam Tahun Baru lalu? Apa mereka masih berderet nyaman dibawah naungan harapan? Apa api semangat masih menghangatkan sumbu, atau saking panasnya terbakar menjadi abu?

Kemudian keenam bulan ini tidak lagi cukup luang; untuk kerap berunding dengan diri — sebelum memastikan tahun berulang dan lagi-lagi menabur kaul: berdamai dengan ego dan emosi. Ya, tidak lagi. Perpindahan waktu terasa makin cepat untuk orang berumur, membuat hidup terasa sibuk dan terburu-buru. Kini bukan lagi liliput yang otaknya berjalan di tengah-tengah ilmu untuk menghabiskan waktu.

Bulan Juni kini tak ubahnya satu detik di lini masa. Satu hari menirus oleh ilusi waktu yang menggerus.

Kini sudah pukul lima kurang, ayo pulang.
Sekurang-kurangnya, tetap saja pukul lima.

— Sanur. 16.58