Porsinya gueede! Worth the price.

Itu kesan yang pertama saya dapat saat menikmati sajian khas Korea disini. Setelah lama banget arrange jadwal dengan 3 teman saya lainnya, akhirnya kesampaian juga nyicipin makanan Korea dengan rasa super otentik punya. Kalau seperti katanya Lee Min Ho di salah satu iklan kopi yang rajin wara-wiri di TV swasta nasional: Mashittda! 맛있다! Alias: Enyaaaak~

Meskipun restoran Korea kini menjamur di Bali, tetapi salah satu alasan sehingga kami memutuskan untuk memilih Arirang Korean Restaurant karena lokasinya yang mudah dijangkau (terletak di jalan utama By Pass Ngurah Rai Sanur). Alasan lain sih, didasari atas rekomendasi salah seorang teman (ikut makan sama saya juga saat itu) yang merupakan pemburu dan pecinta kuliner porsi besar. Hehehe.

arirang
Tampak depan Arirang Restaurant

Memasuki ruangan restaurant, suasana interior Koreanya langsung berasa banget (tapi nggak sekental fine dining Korean restaurant yang pernah saya kunjungi di Jakarta). Pelayanannya juga ramah-ramah kepada kami yang cukup nggak tahu aturan makan (*eh, mahap). Mereka tahu banget kalau kami juga pemburu gratisan.

Sebentar, sebelum beralih ke makanan yang saya pesan, saya sarankan memilih waktu berkunjung yang tepat, karena baik siang atau malam, ada plus dan minusnya sih. Kalau siang hari (kata teman saya) cukup panas dan ramai. Nah,  kalau malam hari, memang suasananya sejuk (baca: AC nya berasa dingin) dan makanan terasa enak, tapi… berdoalah agar nggak ada ahjussi-ahjussi yang datang ramai-ramai dan pesan Soju (minuman khas Korea) berbotol-botol seperti yang saya alami. Mereka memang memesan ruangan terpisah dan tertutup, tapi nggak bisa dipungkiri restaurant yang tidak cukup spacious membuat kami nggak leluasa untuk ngobrol bersamaan dengan keramaian para ahjussi-ahjussi itu. Meskipun demikian, saya rasa itu nggak terjadi setiap hari kok 🙂

Oke, jadi kami memesan beberapa menu. Samgyeopsal (삼겹살) jadi makanan yang paling saya tunggu-tunggu. Samgyeopsal adalah irisan daging perut babi yang disajikan bersamaan dengan pemanggang di atas meja. Daging tersebut kami panggang sendiri bersama dengan irisan bawang putih mentah, irisan cabai hijau, irisan daun bawang, irisan bawang bombay, dan kimchi, lalu ditambahkan saus Ssamjang (쌈장) yang rasanya agak pedas atau Gireumjang (기름장) yang terbuat dari bahan dasar minyak wijen dan garam. Tapi kalau saya suka side dish-nya dimakan mentah bersama daging yang sudah dipanggang, sih.

8-Samgyupsal-ready-to-eat.jpeg
Cara nge-wrap Samgyeopsal nih…

Makan Samgyeopsal perlu keahlian khusus, karena untuk melahap bungkusan selada harus buka mulut lebar-lebar. Makan segigit dua gigit bikin isiannya tercecer kemana-mana.

Alasan lain kenapa saya suka makanan Korea adalah karena saya juga bisa puas makan Banchan (반찬) alias side dish-nya!

other side
Mejanya penuh eim…

Kalau makan di restoran Korea, selain menu utama yang dipesan, pasti akan selalu mendapatkan side dish berupa Kimchi, olahan terong dengan rasa yang manis (ini favorit banget!), asinan, sayuran, jumlahnya cukup banyak, sekitar lima jenis dan saya nggak tahu semua namanya (maapkeun yah). And the best thing, bisa nambah gratis. Khikhikhi.

Yeah, ladies are always easily in love with something free.

side dish
Side dish, I’m in love…

Menu yang nggak kalah enak di tempat ini adalah Bibimbap (비빔밥), kalau diterjemahkan artinya nasi campur Korea. Yep, di bawah telur ceplok dan sayur berwarna-warni itu ada nasi. Sebelum dimakan, semua isi dalam mangkuk tersebut diaduk dulu semuanya, baru disantap. Saya nggak terlalu suka makanan ini, karena telur yang digunakan biasanya setengah matang. Tapi kata teman saya, menu Bibimbap di tempat ini lebih recommended dibandingkan dengan di tempat lain.

bibimbap
Bibimbap

Bagaimana dengan harga?

Makanan Korea di Arirang Restaurant ini biasanya disajikan dengan porsi yang cukup besar. Saya nggak menyarankan kamu datang sendiri untuk mencoba semua menu. Pasti kekenyangan! Datang sama teman-temanmu, pesan menu yang beda-beda, cicipi satu-satu, PUAS BANGET!

Saya dan tiga teman lain membayar sekitar 280K-an rupiah untuk 4 orang dengan 4 menu (include tax 10%). Harga pastinya lupa, maapkeun yah (2).

Nggak ada makanan yang nggak enak kok, semua tergantung dari personal taste. Well, Korean food lovers, selamat memanjakan perut!

Update 05.06.2017

Kamis tanggal 1 Juni saya berkunjung ke Arirang lagi, but such a bad news *hiks* Banchan-nya nggak lagi gratis dan jika kamu mau nambah, harus bayar Rp. 5000 per menu. Yaaah~

Thank you for reading, fellas!
Lots of love,