Bunga telah lama menjadi lambang keindahan dan makna di berbagai budaya. Sebagai wanita (eyaa~) yang sangat menyukai bunga, saya menganggap kalau pemberian bunga sebagai hadiah, apalagi dari pasangan, tidak hanya sekadar gestur romantis, melainkan juga menyimpan makna mendalam. Kali ini saya mau membahas salah satu bunga yang memiliki makna khusus: si Cherry Blossom alias bunga sakura.

Kita semua pasti kenal dengan bunga sakura yang berasal dari Jepang ini. Bunga fenomenal dimana setiap musim semi mekar dengan spektakuler, telah menjadi simbol nasional yang sangat dihormati serta menandakan awal tahun baru, juga kehidupan yang baru pula. Pemberian bunga sakura sebagai hadiah sering kali diartikan sebagai ungkapan cinta dan harapan akan kehidupan yang indah. Sakura juga melambangkan keindahan yang singkat, mengingat kesejukan mekarnya yang hanya berlangsung selama beberapa hari, mengajarkan kita untuk menghargai setiap momen dan keindahan di sekitar kita.

Sakura lokal Indonesia: bunga dari pohon Tabebuya.

Perayaan Valentine di berbagai negara juga memberikan warna unik terhadap pemberian bunga sebagai hadiah. Meskipun Valentine’s Day pada dasarnya merupakan hari kasih sayang, setiap negara memiliki tradisi dan preferensi yang berbeda dalam memilih bunga sebagai simbol cinta. Di Jepang, selain bunga sakura, mawar merah tetap menjadi pilihan favorit, sementara di Korea Selatan, bunga lily seringkali dipilih untuk menyampaikan perasaan kasih sayang. Di beberapa negara Eropa, tulip dianggap sebagai simbol cinta dan keanggunan.

Tidak hanya berfungsi sebagai simbol cinta, bunga juga menjadi bagian integral dalam memberikan makna khusus dalam perayaan Valentine di berbagai negara. Di Spanyol, misalnya, perayaan yang disebut Dia de San Jordi pada 23 April melibatkan pemberian bukan hanya bunga, tetapi juga buku sebagai hadiah. Di Finlandia, Valentine’s Day dikenal sebagai Ystävänpäivä atau “Hari Persahabatan”, di mana tidak hanya pasangan romantis, tetapi juga teman-teman dekat menerima bunga sebagai ungkapan kasih sayang.

Pemberian bunga sebagai hadiah juga mencerminkan keberagaman nilai dan tradisi di setiap budaya. Di Jepang, bunga chrysanthemum atau krisan (berwarna putih) dihindari karena dihubungkan dengan pemakaman, sementara di negara-negara Eropa, bunga marigold sering kali dihubungkan dengan kesedihan. Oleh karena itu, pemilihan bunga sebagai hadiah tidak hanya tentang keindahan visualnya, tetapi juga tentang pemahaman mendalam terhadap makna dan nilai-nilai budaya.

Pemberian bunga bukan hanya mengekspresikan rasa cinta, tetapi juga berbicara tentang pemahaman, keberagaman, dan keindahan di antara perbedaan budaya. Bunga sebagai hadiah mengajarkan kita untuk menghargai setiap momen, merayakan perasaan cinta, dan menyadari keindahan yang terdapat dalam tradisi-tradisi unik di berbagai belahan dunia. Oleh karena itu, saat memberikan atau menerima bunga sebagai hadiah, mari juga merenungkan makna mendalam yang terkandung di balik kelopak-kelopak indah yang menghiasi setiap bunga.

Kalau saya sih, suka memberi hadiah bunga kepada diri sendiri. Kamu berharap dihadiahkan bunga apa nih, Valentine nanti? 🙂