Rekrutmen merupakan proses umum yang biasa dilakukan oleh seorang recruiter untuk menemukan kandidat kerja terbaik. Namun kini proses rekrutmen akan lebih efektif bila ditunjang dengan teknologi, salah satunya lewat penggunaan hiring tools terbaik.

Proses rekrutmen akan nyata terasa lebih cepat dan efisien. Terlebih bagi perusahaan yang sedang genting membutuhkan kandidat baru untuk menjalankan bisnis perusahaannya. Lalu apa saja yang bisa dilakukan teknologi penunjang rekrutmen?

proses-rekrutmen

Cara Teknologi Rekrutmen Membantu Recruiter

Teknologi yang kini umumnya berbasis AI telah dirancang sedemikian rupa untuk membantu beragam kebutuhan. Termasuk dalam dunia kerja yakni ranah rekrutmen kandidat kerja. Berikut bagaimana teknologi bekerja untuk membantu recruiter mencari kandidat terbaik.

1. Melakukan Rekrutmen Berdasar Metrik (KIP)

Siapa sangka teknologi bisa membantu seorang penyaring kandidat berdasar metrik atau KIP. Tentu saja metrik akan banyak membantu kinerja secara efisien untuk mendapat kandidat terbaik. Mulai dari proses awal hingga menjelang proses akhir pekerja tidak perlu mengeluarkan kinerja tinggi.

Membantu seorang recruiter dengan teknologi terintegrasi nyatanya sudah jadi program umum yang pada sistem. Dari sini pengecekan berkala dari hasil kerja sistem bisa dilakukan oleh seorang recruiter. Selanjutnya hasil kerja sistem bisa jadi bahan pertimbangan pemilihan kandidat terbaik.

2. Menyortir Kandidat Berdasar Kualifikasi yang Ditanamkan

Teknologi yang ditanamkan baik pada aplikasi, web atau platform lainnya juga bisa bekerja menyortir kandidat. Hebatnya penyortiran kandidat secara terpisah bisa dilakukan berdasar posisi kosong yang ditawarkan oleh perusahaan.

Anda juga bisa menanamkan berbagai macam kualifikasi yang sesuai dengan posisi yang kosong. Masukan juga kriteria khusus bagi para calon kandidat kerja. Sisanya biarkan teknologi terintegrasi yang melakukan penyortiran kandidat terbaik sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan.

3. Melakukan Penilaian Menyeluruh pada Proses Rekrutmen Online

Tidak masalah untuk melakukan rekrutmen pegawai secara online. Pasalnya rekrutmen secara online pun jitu untuk menemukan kandidat terbaik bagi perusahaan. Pada akhirnya, kecanggihan teknologi yang akan bekerja melakukan penilaian menyeluruh pada proses rekrutmen.

Penilaian akan dilakukan berdasar beberapa kriteria penilaian yang telah dibuat oleh seorang recruiter. Nilai akhir nantinya akan bisa dilihat dan ditinjau ulang oleh recruiter. Jadi jangan khawatir terdapat kesalahan nantinya peninjauan ulang bisa dilakukan di akhir proses rekrutmen.

4. Membuat Pengumuman Terkait Rekrutmen

Pada proses rekrutmen pekerja di dalamnya tidak perlu lagi untuk membuat pengumuman terkait rekrutmen dari awal hingga akhir. Pengumuman biasanya dibuat untuk mengumumkan hasil akhir atau keputusan umum yang dibuat oleh pihak perusahaan.

Namun akhirnya proses tersebut bisa dilewat begitu saja karena dengan program yang ada seorang recruiter bisa memantau pengumuman secara otomatis. Program yang ditanamkan juga bekerja untuk membuat berbagai pengumuman terkait rekrutmen.

5. Memberi Analisis Mendalam untuk Evaluasi Rekrutmen

Terakhir, teknologi bekerja untuk memberi analisis mendalam untuk akhirnya dijadikan bahan evaluasi saat rekrutmen. Tentu saja evaluasi perlu dilakukan setelah suatu proses kerja selesai dilakukan. Namun kini analisis tidak perlu lagi dibuat secara manual oleh pekerja recruiter.

Analisis mendalam bisa didapatkan dari sistem metrik yang ditanamkan pada software. Seperti halnya Shortlyst yang mampu bekerja secara menyeluruh untuk membantu proses rekrutmen. Software terbaik ini bisa bekerja bahkan dalam lingkup dengan profil kerja yang cukup besar.

Penggunaan software dengan teknologi terintegrasi bisa digunakan untuk mencapai efektivitas pemilihan kandidat kerja terbaik. Lebih dari sistem kerja yang disebutkan di atas, software seperti Shortlyst bahkan bisa menunjang pekerjaan recruiter secara menyeluruh.