Sebagai cewek (baca: nyaris wanita) yang berusia 23 tahun—menjelang 24, tahun depan, saya merasakan perbedaan mencolok ketika umur bertambah. Yes, absoluuuutely! Dua puluh tiga tahun masih bisa dibilang early twenties, tetapi rasanya, kondisi saat ini, kebugaran fisik, udah berasa mau late twenties!

Kita semua pun setuju kalau angka 20 menjadi umur yang paling sesuatu. Titik balik dari remaja menjadi dewasa. Tetapi, di balik itu semua saudara-saudara…*halah*, saya menemukan sisi lucu dari perbedaan early dan late twenties ini. Ini dia:

Nurunin berat badan

Early twenties:

That’s a piece of cake, bruh! Gampang!

Late twenties:

Lari sampe gempor juga nggak akan turun beratnya -_-

Dengerin orang ngegosipin kita

Early twenties:

Aku tuh nggak bisa diginiin…

Late twenties:

Malesin deh. Siapa juga dia, ngidupin gue juga enggak~

Makan

Early twenties:

Nomnomnom

Late twenties:

Makan minum sehat, jangan lupa olahraga. Udah makin tua soalnya…

Hal yang dirasa keren

Early twenties:

Tung tararararara tung tararara

Late twenties:

Surga itu ada di atas kasur dan bantal.

Confidence, bruh!

Early twenties:

Gagal dikit, galau. Baper. Eaa~

Late twenties:

Woohooo~ I’m awesome!

Cara dapetin duit

Early twenties:

Duit abis tinggal minta mama papa

Late twenties:

Punya duitpun jarang. Pay my bills, puh-leesee…

Kebahagiaan terbesar itu ada di…

Early twenties:

Ooopss…

Late twenties:

My kinda excitement. Food is super exciting!

Diputusin cowok

Early twenties:

Just…

Late twenties:

Katanya dulu abang mau nikahin akyuuu.. *nangis garong*

Being single

Early twenties:

Single itu bukan keahlianku. Huhuhu.

Late twenties:

Being single? Whatever…

Birthday celebration

Early twenties:

Party all day long, beibeeh!

Late twenties:

Niup korek gas sama mi goreng juga udah cukup. Besok hari akan berjalan seperti biasa.

early twenties:

late twenties:

Pfft 

Thank you for reading, fellas!
Lots of love,